IMM Goes To School: Jadi Aktivis Mahasiswa Itu Banyak Manfaatnya Selain Kutu Buku

LAMONGAN – Seluruh siswa dan guru SMA Muhammadiyah 1 Babat Lamongan menyambut antusias ketika 15 anggota tim sosialisasi IMM datang ke sekolah ini, Rabu 2 Januari 2019. Sekolah yang berada di Jalan Raya Babat No 180 Banaran ini menjadi tujuan pertama dari 24 SMA/SMK Muhammadiyah di Jawa timur yang dijadwalkan oleh tim untuk sosialisasi IMM Goes to School.

Seluruh tim merupakan anggota dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Negeri Malang (UM) yang sedang berlibur di daerah asalnya. Program ini dilakukan pada libur semester ganjil yang selalu dijadwalkan pada pertengahan Desember hingga pertengahan Januari sebagai aksi inisiatif aktif untuk memberdayakan kader IMM di ranah humanitas dan intelektualitas.

Tiap tahun, secara rutin IMM UM melakukan sosialisasi yang dilakukan ke sekolah Muhammadiyah. Agenda ini memiliki tujuan memotivasi siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. IMM UM membuka informasi SNMPTN dan SBMPTN tahun 2019 termasuk promosi almamaternya dan ortom Muhammadiyah di universitas.

Miftah ‘Aliyil ‘Ilmi, ketua pelaksana IMM Goes To School tahun ini, mengungkapkan, acara ini diharapkan memberikan banyak manfaat bagi siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Kemudian menjadi aktivis mahasiswa bersama IMM.

”Program seperti ini perlu diteruskan setiap tahun agar misi membumikan semangat kuliah tersampaikan kepada seluruh siswa di Jawa Timur,” ujarnya.