Kader Muhammadiyah Milenial Perlu Tahu! Inilah Cara Manfaatkan Teknologi

Teknologi tidak lebih dari sekadar alat, di mana manfaat dan mudaratnya tergantung kepada sikap si pengguna. Tentu saja, Kamu mesti memanfaatkan teknologi secara bijak, supaya tidak terjebak ke jurang perilaku jahat. Dengan kebijaksanaan si pengguna, setiap jenis teknologi niscaya akan berfungsi sebagai alat pendukung perbuatan-perbuatan positif.

Namun, sebelum membahas cara memanfaatkan teknologi secara bijak, karena pada bagian sebelumnya telah diutarakan mengenai begitu banyak jenis teknologi, mari kita batasi bahasan ini pada: bagaimana memanfaatkan teknologi digital, terutama sekali yang berhubungan dengan koneksi internet.

Kenapa? Sebab, di zaman globalisasi seperti sekarang, setiap orang, baik yang hidup di kota maupun yang berdomisili di desa, baik anak muda maupun orang tua, nyaris tidak mampu melepaskan diri dari keterlibatannya ke dunia digital.

  • Berdasarkan hasil penelitian pada 2002, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi memperkirakan perempuan Indonesia pengguna fasilitas internet hanya sekitar 24%, kalah jumlah oleh perempuan dari Amerika Latin yang mencapai sekitar 38%.

Lalu, perhatikanlah fakta tersebut satu dekade (lebih) kemudian!

  • Dari total 1.301 responden, diketahui bahwa 30 persen perempuan—usia antara 16 hingga 35 tahun—akrab mengakses internet untuk berbagai keperluan, di mana 45% di antaranya melibatkan diri dalam berbagai akun media sosial.

Jelas, meningkatnya partisipasi perempuan di ranah maya tidak terlepas dari kian pesatnya perkembangan teknologi digital, seperti tablet, hand phone, kamera, dan gadget lain beserta berbagai macam fitur di dalamnya.

Bagi perempuan, mungkin sebagian dari Kamu juga merasakan, kalau kemampuan menggunakan fasilitas internet bukan hanya dapat meningkatkan pencitraan diri; melainkan juga dapat mengundang pengakuan dari teman-teman dakat, keluarga, dan lingkungan sekitar tentang siapa dan bagaimana diri Kamu sesungguhnya.

  • Karena ikut melibatkan diri ke ranah media sosial sudah dianggap sebagai bagian dari eksistensi diri, maka banyak dari perempuan selalu mengusahakan supaya tetap terkoneksi dengan dunia sekitar.
BACA JUGA:   6 Tips Tampil Modis Tapi Tetap Syar’i

Anita Borg dari Institute for Women and Technology  berujar,“We use technology to connect our communities. We create technology because it is who we are—intelligent, creative and driven. We lead with compassion and a belief in inclusion. We develop competitive products and find solutions to problems that impact our lives, our nation, our world…”

Pada titik tertentu, dari fakta di atas, teknologi digital mengarahkan hubungan antarsesama pada dua wajah.

  • Di satu sisi, teknologi digital mempererat hubungan dan mendekatkan dua subjek yang terpaut oleh jauhnya jarak.
  • Sementara di sisi lain, teknologi digital malah menjauhkan hubungan dua subjek yang secara jarak fisik memang saling berdekatan.

Mungkin, sebagian dari Kamu atau tetangga Kamu juga, banyak yang menjalin persahabatan begitu akrab melalui jejaring media sosial dengan orang yang jauh di sana, sementara saling acuh tak acuh dengan sesama tetangga.

Apakah Kamu tahu?

  • Awal tahun 2011, dua akademisi asal Amerika Serikat menerbitkan hasil studi di mana: teknologi modern sangat berpengaruh pada meningkatnya ego satu generasi ke generasi selanjutnya.
  • Kesimpulan kedua akademisi AS itu berlatarkan fakta, bahwa siswa masa kini, baik wanita maupun pria, melalui akun jejaring sosialnya masing-masing, cenderung menampilkan perilaku narsis dan kurang empati, seperti tercermin dalam kebiasaan memperbaharui situs jaringan sosial secara terus-menerus.
BACA JUGA:   IPM Kembangkan Gerakan Literasi Berbasis IPTEK

Sampai-sampai, Jerald Block, seorang psikiater AS, mengemukakan kalau semakin meningkatnya jumlah orang yang kecanduan internet, terutama untuk bermain game dan pornografi, sebagai  gangguan klinis yang harus segera diatasi.

Atas dasar itu pula, belakangan banyak dari kalangan psikiater yang menawarkan pengobatan bagi para pecandu internet.

Penting untuk diketahui, bahwa…

  • Sebagian dari psikiater yang telah mengobati para pecandu internet, menemukan kenyataan bahwa dunia online telah merenggut kehidupan si pasien.

Pertanyaannya…

  • Apakah, setelah mengetauhi fakta tersebut di atas, Kamu akan mundur dan mulai meninggalkan internet?

Apa boleh buat, godaan teknologi digital memang sulit untuk dilawan.

Pada zaman ini, tidak melek internet, salah satunya memiliki akun media sosial, terutama bagi Kamu yang masih muda, berarti Kamu harus siap hidup dalam ketertinggalan dan keterasingan. Lagi pula, kemajuan teknologi sejatinya bukan untuk Kamu tolak. Terima saja!

Tentu dengan catatan: “jadilah Kamu bagian dari para pengguna teknologi yang baik!”

Paling tidak…

  • Perlakukanlah teknologi digital sesuai dengan fungsi aslinya; seperti untuk mempermudah komunikasi, menambah berbagai pengetahuan dengan terlebih dahulu menyaring setiap informasi yang diterima secara kritis, dan memperluas jaringan persahabatan.
  • Manfaatkanlah fitur-fitur canggih pada gadged Kamu, seperti kamera, video, dan fasilitas lainnya untuk hal-hal positif; misalnya melalui gambar atau film pendek yang dilengkapi dengan kata-kata singkat sebagai pendukung Kamu mengkampanyeukan aktivitas peduli lingkungan, sosial, dan aktivitas-aktivitas produktif lainnya.
  • Disiplinlah dalam menggunakan teknologi; bermain game atau online di media sosial memang tidak ada salahnya, selama tidak mengesampingkan pekerjaan lain yang lebih penting, apalagi menyita waktu sampai seharian penuh.
  • Hindari penggunaan gadget sebelum tidur, sebab menurut para medis, tidurnya pengguna gadged menjelang istirahat malam akan menjadi tidak berkualitas, yang berdampak pada rusaknya jam biologis tubuh karena terganggunya produksi melatonin; juga dapat mengalami peningkatan berat badan; dan besar kemungkinan terkena risiko penyakit kanker.
  • Bagi pengguna teknologi digital dari kalangan anak-anak, pengawasan dan kontrol dari orangtua sangatlah penting; dampingi, edukasi, bimbing, dan beri contoh para anak dengan tata cara menggunakan gadged yang baik.
  • Syukur-syukur jika Kamu, di samping aktivitas mengasuh anak serta suami dan menyelesaikan urusan rumah, juga mampu memaksimalkan akun media sosial yang Kamu miliki untuk meningkatkan taraf perekonomian keluarga.
BACA JUGA:   KAMMu Jabar Deklarasikan Sikap Netral Pilpres

Ketahuilah…

  • Banyak contoh enterpreneur yang melangsungkan aktivitas jual beli melalui media online, bahkan di antara penjual dan pembeli tidak perlu saling mengenal lebih dekat dan saling bertatap muka.
  • Sepanjang Kamu memiliki etika yang baik dan kejujuran dalam berjualan, sekalipun Kamu melangsungkan transaksi di ranah maya, yakinlah kalau usaha yang Kamu geluti akan berjalan dengan lancar.
  • Peran teknologi digital sangat signifikan dalam membantu pertumbuhan tatanan perekonomian suatu bangsa, sepanjang individu-individu penduduk bangsa itu mamanfaatkan teknologi sebagai salah satu jalur alternatif laju perekonomian.

Pada intinya, Kamu tidak mungkin berpaling muka dari kemajuan teknologi, apalagi melawannya, yang dapat Kamu lakukan adalah ikutlah menceburkan diri pada golongan pengguna teknologi yang baik hati.