Muhammadiyah Milenial Kudu Sadar Teknologi

Berbanggalah, sebab sangat boleh jadi “pertemuan” kamu dengan teknologi digital merupakan salah satu momentum bagi kebangkitanmu di masa depan. Berkat pertemuan inilah, kamu lekas bangkit dan membuktikan diri, bahwa sebagai kader Muhammadiyah milenial bukan cermin dari makhluk yang lamban, terbelakang, dan tertinggal.

Dengan betul-betul sadar dan aktif memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal yang positif, kamu berpeluang menjadi satu kesatuan kekuatan yang dahsyat yang mengubah peradaban yang lebih baik. Dengan perangkat teknologi digital dalam genggaman, serta dukungan kesadaran dan cara berpikir jernih nan cerdas, berikut ikatan kesatu-paduan antarsesama kader Muhammadiyah milenial, dalam sekejap mata saja kamu akan berada pada barisan terdepan sebagai pelopor gerakan perubahan tersebut.

Tentu, yang diharapkan bukan hanya perubahan bagi diri sendiri, melainkan juga perubahan bagi keluarga, saudara, tetangga, agama bahkan bagi bangsa dan Negara.

Karena itu, segeralah sadari kehadiran teknologi. Ketahuilah, dengan memiliki kesadaran terhadap teknologi digital, kita akan mampu memahami fungsi teknologi digital, sehingga dapat memanfaatkan teknologi itu sebagaimana semestinya.

BACA JUGA:   Muhammadiyah sebagai Kendaraan Amal Shaleh

Jika kesadaran terhadap teknologi digital terus dikembangkan…

  • Kamu bukan hanya bisa mengetahui, tetapi juga memberi informasi dan menjalin hubungan persahabatan dengan orang lain. Lebih jauh dari itu, kamu dapat mendobrak dogma masyarakat yang tidak maju dalam berpikir.
  • Kamu juga bisa lebih leluasa beraktivitas di ranah publik, dengan cara berkomunikasi melalui teknologi digital, sehingga mampu mengontrol literasi kamu, serta tidak terjebak dengan informasi hoax.

Bagi masyarakat milenial, teknologi digital tentunya sudah menjadi kebutuhan pokok. Ini bisa dilihat dari merebaknya fenomena quota mengalahkan daya beli buku. Hehehe

Bahkan, melalui jaringan internet, kamu bisa memaksimalkan kreativitas diri untuk mendapat penghasilan. Barangkali Kamu pernah mendengar tentang kisah seorang pengusaha yang menjual barang-barangnya secara online, baik di website, media sosial seperti facebook, twitter, maupun instgaram. Di antara mereka, banyak juga ibu-ibu rumah tangga dan anak muda.

Di zaman now, kamu bisa juga “nebeng” jualan di situs yang orang lain, seperti di olx.co.id, bukalapak.com atau situs-situs e-commerce lainnya. Tetapi harus diakui juga kalau teknologi kadang sulit diikuti perkembangannya, apalagi internet. Belum juga benar-benar menguasai satu jenis teknologi, eh…, sudah nongol lagi teknologi jenis lain yang fiturnya lebih canggih.

BACA JUGA:   Kader Muhammadiyah Milenial Perlu Tahu! Inilah Cara Manfaatkan Teknologi

Bagi kader Muhammadiyah Milenial, hal itu merupakan tantangan yang harus dihadapi, sehingga kehadiran teknologi bisa membuat kita lebih berdaya di masa depan. Untuk lebih jelasnya, searching aja informasinya di mbah Google tentang: perkembangan teknologi masa kini yang mudah dimanfaatkan dan dikembangkan berikut petunjuk atau panduan menggunakannya. Setelah itu, ikuti petunjuknya sesuai dengan yang diinformasikan.

Akan tetapi, kamu juga perlu awas dan waspada, karena internet juga menyajikan berbagai macam hal yang dapat membuat kamu mudah melakukan perbuatan tercela. Nah, untuk berjaga-jaga supaya tidak jatuh jadi generasi tercela, berikut ini ada beberapa catatan yang baik untuk dilakukan:

  • Mulailah membuka diri pada setiap perkembangan yang Kamu temukan di internet. Misalnya Kamu ikut membuka akun pribadi pada media sosial seperti facebook, twitter, Instagram, dll.
  • Kamu tidak perlu merasa malu atau takut dicap sebagai manusia yang ketinggalan zaman untuk bertanya apa saja yang belum Kamu mengerti. Misalnya menanyakan macam-macam situs yang baik untuk Kamu kunjungi atau sebaliknya. Toh, melalui jalan bertanya, akan tumbuh menjadi kader Muhammadiyah Milenial yang berwawasan luas.
  • Rajin-rajinlah melakukan klarifikasi atas segala informasi sumir, sekaligus berani mengutarakan kebenaran meskipun akibatnya akan terasa pahit bagi diri Kamu, seperti dibenci oleh teman-teman yang lain.
  • Pintar-pintarlah menggunakan waktu dan tempat untuk “berselancar” di atas gelombang informasi. Sebab sekali saja salah, Kamu akan terbawa arus gelombang yang sulit dikendalikan. Ingat, kader Muhammadiyah Milenial tidak akan terbius apalagi sampai kecanduan teknologi digital, sehingga lupa memisahkan antara waktu untuk bersosial media dan waktu untuk menjalankan kewajibanmu di medan sosial.