Saripati Nasehat Ketua Muhammadiyah Bogor

Sudah lama saya mengenal orang tua yang sangat saya hormati ini. Ayahanda yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor. Bapak Mohamad Gofar namanya. Dari personanya sudah sangat menginspirasi saya sejak saya menjadi aktivis di organisasi masyarakat pembaharu. Pak Gofar, begitu saya memanggilnya, adalah sosokpejuang yang totalitas untuk umat.

Sejak mudanya, Pak Gofar merupakan aktivis mahasiswa di UIN Jakarta. Ia bergabung dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Ciputat. Dan ternyata, Pak Gofar lebih berkembang melesat menjadi seorang komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) di kampusnya. Dengan background sarjana hukum dan jejaring yang luas, Pak Gofar selalu bekerja keras untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Ia menemukan dunia wirausaha di masa mudanya, hingga mendorongnya berkutat dengan banyak orang.

Situasi itu pula yang membuat, menurut saya juga, kecakapan komunikasi Pak Gofar sangat baik. Siapapun, mungkin saya rasa, akan senang mengobrol dengannya. Pak Gofar sangat sopan dan santun. Ramah, dan penuh perhatian kepada sesiapa yang bicara padanya. Karena itu, biasanya, saya tidak sungkan-sungkan curhat kepadanya.

Di suatu waktu, Pak Gofar berujar kepada saya, bahwa integritas seseorang selalu dilihat dari apa yang dikerjakannya. Apakah sungguh-sungguh atau tidak, seketika seseorang diberi amanah. Dan masa muda merupakan momen terbaik untuk menempa itu. Persoalan integritas inilah yang diharapkan oleh Pak Gofar selalu dipegang oleh kader-kader muda Muhammadiyah.

Sore ini, Pak Gofar berpesan kepada saya agar terus berjuang tanpa putus asa, pantang menyerah, dan terus tegak menghadapi setiap tantangan. Karena perjuangan itu bukanlah sesuatu yang dikerjakan dalam jangka pendek, namun perjuangan dalam bidang apapun harus dipersiapkan dan dijalani untuk jangka panjang. Apalagi saya yang sedang berjuang dalam ranah kebangsaan.

Maju terus pantang mundur, begitu kesimpulannya.

Sehat selalu PakĀ Mohamad Gofar

RIDLO ABDILLAH