Ciptakan Generasi Muda Tangguh, PP IPM Fokus Garap Isu Kesehatan

JAKARTA – Indonesia membutuhkan kehadiran generasi muda tangguh untuk menciptakan SDM unggul. Untuk itulah dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, Bidang Advokasi‎ Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) melaksanakan ‎Konsolidasi Nasional “Pelajar Sehat, Indonesia Kuat”‎ di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Selasa (20/8).

Dalam konsolidasi yang dihadiri oleh 31 perwakilan wilayah IPM se-Indonesia, Abid, Ketua Panitia menyebut acara tersebut guna mematangkan isu kesehatan (fisik dan mental) dan isu lingkungan yang menjadi fokus gerakan PP IPM sesuai hasil Tanfidz Muktamar IPM XXI 2018.

“Sebulan lalu kami baru mengadakan sekolah advokasi. Konsolidasi ini adalah rangkaian program jangka panjang. Apalagi 2020 terjadi bonus demografi, jika pelajarnya sakit maka siapa yang melanjutkan regenerasi?” ungkap Abid.

Wakil Ketua Majelis Pendidikan PP Muhammadiyah, Faiz Rafidhi sepakat dengan Abid karena sudah sejak lama Muhammadiyah peduli dengan pendidikan kesehatan masyarakat.

“Muhammadiyah sejak seabad lalu sudah berpikir untuk mengirusi pendidikan dan kesehatan sebab kesehatan mental dan fisik itu penting karena dakwah tidak akan bisa dilakukan jika sakit,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PP IPM, Hafiz Syafaaturahman menilai bonus demografi 2020 harus diperhatikan dan dipersiapkan secara seksama sedari awal, sebab generasi muda adalah hulu perubahan Indonesia sebagai bangsa yang diharapkan besar di masa depan. Selain mematangkan isu terkait, PP IPM juga mengundang pemateri dari Kementerian Kesehatan RI untuk membahas kontrol tembakau sekaligus mengadakan Deklarasi Pelajar Unggul Anti Rokok.