Iklan

QuranMu

Iklan

QuranMu
,

Muhammadiyah Perkuat Bisnis dan Kuasai Ekonomi Strategis

Tim Redaksi
Minggu, 05 April 2026, 18:49 WIB Last Updated 2026-04-05T11:49:53Z


BANDUNG –
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas mendorong Muhammadiyah untuk tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan dan kesehatan, namun juga harus terus berani mengembangkan bisnis dan sektor ekonomi strategis.


Berbincang mengenai perekonomian, Anwar juga turut menyoroti kondisi global yang tengan dilanda ketidakpastian akibat adanya konflik geopolitik yang kemudian berdampak kepada krisis energi dan ekonomi dunia.


“Terganggunya distribusi minyak dunia telah memicu kenaikan harga energi yang kemudian berdampak luas terhadap perekonomian global. Biaya produksi meningkat, harga barang melonjak, serta daya beli masyarakat menurun, yang pada akhirnya berimbas pada melemahnya investasi dan meningkatnya pengangguran,” jelasnya dalam agenda yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Bandung pada Kamis (2/4/2026).


Merujuk ke kondisi perekonomian nasional, Abbas menegaskan bahwa kekuatan suatu bangsa tak hanya ditentukan oleh aspek politik dan militer, tapi juga melalui penguasaan kapital. Abbas menjelaskan bahwa kelompok yang memiliki kekuatan ekonomi akan sangat berpengaruh dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan suatu negara.


“Maka sudah saatnya Muhammadiyah untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi. Perlu adanya transformasi dengan memperkuat sektor bisnis agar mampu menjadi aktor penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa,” ucapnya.


Sebagai langkah konkretnya, Anwar turut menyinggung bahwa jika Muhammadiyah telah mengambil peran strategis dalam sektor perekonomian nasional, maka pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, serta tetap memperhatikan aspek kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


Diakhir Anwar memberikan pesan bahwa peran perguruan tinggi sangat penting dalam mencetak generasi unggulan khususnya yang berfokus kepada sektor ekonomi.


“Harapannya, Kampus Muhammadiyah, termasuk UM Bandung, mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya menjadi pencari kerja. Namun lebih jauh dari itu dapat menciptakan lapangan kerja melalui penguatan jiwa kewirausahaan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman,” pungkas Anwar. (bhisma)