Umat Perlu Role Model di Era Kemajuan Media

Notification

×

Iklan

Iklan

Umat Perlu Role Model di Era Kemajuan Media

Selasa, 21 Maret 2023 | 11:02 WIB Last Updated 2023-03-21T04:02:31Z


YOGYAKARTA
– Ketua Bidang Riset, Inovasi dan Publikasi Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Pradana Boy ZTF mengatakan bahwa masyarakat atau umat saat ini membutuhkan role model.


Akan tetapi, di tengah terpaan media yang luar biasa kuat, masyarakat atau umat kesulitan menemukan role model. Pradana Boy menambahkan, role model adalah mereka yang hadir secara langsung dan menjadi bagian di tengah-tengah umat.


Hal itu sulit ditemukan di era sekarang, karena umat menemukan ‘role model’-nya dari media sosial, tidak hadir secara nyata. Sulitnya menemukan role model bukan hanya menjadi tantangan dalam konteks agama, tetapi juga berbangsa sampai berbudaya.


“Teknologi ini merubah hakikat kita,….. dengan adanya teknologi di samping ada warga negara yang rill, lalu juga ada warga yang tidak kelihatan yang disebut netizen.” Ungkap Boy pada, Senin (20/3/2023) di acara Opening Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-59 yang diadakan UAD.


Menurutnya, dengan kemajuan media yang begitu pesat, ilmu bisa saja didapatkan dengan mudah melalui berbagai media, meskipun untuk sanad atau jalur keilmuannya tidak jelas. Tetapi role model bagi umat ini yang menjadi kering dan sulit ditemukan di era sekarang.


Keringnya role model, imbuh Pradana Boy berimbas pada tidak beraninya generasi muda menampilkan kesederhanaan. Malah sebaliknya, generasi muda malah lebih bangga menunjukkan kemewahan dan gemar berperilaku hidup glamour.


“Ini seperti remeh, tapi itulah bahwa moralitas atau yang disebut dengan role model itu hadir bukan dalam bayang-bayang layar kaca, tapi juga harus hadir dalam hidup keseharian.” Imbuhnya.


“Rasa sungkan, dan rasa rendah diri dalam menunjukkan kesederhanaan itu saya kira hal yang abstain dari kehidupan kita hari ini. Dan itu tidak bisa dipelajari dari media sosial, itu harus ditunjukkan role model yang hadir.” Ungkapnya.


Oleh karena itu, harus dihadirkan role model profetik atau kenabian bagi umat Islam. Di antara ciri role model profetik ini adalah pemihakannya kepada manusia, lebih-lebih yang marjinal. Maka Kader IMM dan kader Muhammadiyah secara umum diharapkan menjadi pembebas manusia dari ketertindasan.


Tapi jika itu tidak bisa dilakukan, maka setidaknya kader Persyarikatan Muhammadiyah bisa dilakukan dengan menata kualitas diri. ***(Ann)