PP Aisyiyah Gelar Madrasah Politik, Tingkatkan Kapasitas Caleg Perempuan

Notification

×

Iklan

Iklan

PP Aisyiyah Gelar Madrasah Politik, Tingkatkan Kapasitas Caleg Perempuan

Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:44 WIB Last Updated 2023-10-22T10:44:55Z


YOGYAKARTA
– Menuju pesta demokrasi 2024, Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah gelar Pelatihan Madrasah Politik Perempuan (MPP). Kegiatan yang diadakan secara daring pada Sabtu, (14/10/23) ini mengangkat tema Peningkatan Kapasitas Caleg Perempuan.


Ketua LPPA Siti Syamsiyatun dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa Muhammadiyah saat ini memberikan kelonggaran kepada warga persyarikatan untuk dapat berkompetisi dalam proses pemilihan legislatif yang akan datang. 


Hal ini dilakukan dengan harapan semakin banyaknya warga persyarikatan yang ikut terjun dalam pengambilan keputusan di parlemen sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar kepada seluruh masyarakat Indonesia.


Terlebih menurut Syamsiyatun, Muhammadiyah dan warga Persyarikatan memandang Indonesia sebagai darul ahdi wa syahadah yang ditegaskan pada Muktamar Muhammadiyah tahun 2015 di Makassar. 


“Dalam hal politik formal, Muhammadiyah sudah menegaskan bahwa Muhammadiyah bersikap independen, namun bukan berarti pasif dan tidak terlibat secara praktis tetapi Muhammadiyah memiliki pandangan-pandangan positif yang harus dikomunikasikan melalui parlemen maupun di partai-partai politik dan juga melalui eksekutif,” jelasnya 


Selaras dengan itu, Madrasah Politik Perempuan ini juga merupakan tindak lanjut dari amanat Muktamar ‘Aisyiyah di Surakarta dengan tujuan membekali diri terutama bagi caleg perempuan dalam menghadapi pesta demokrasi 2024. 


Syamsiyatun menjelaskan tema yang diangkat pada kali ini adalah salah satu bagian dari modul Madrasah Politik Perempuan (MPP) yang akan diadakan berseri dalam rangka mendukung kehidupan berbangsa.


“Kita semua terutama warga ‘Aisyiyah harus memandang bahwa apa yang kita lakukan melalui jihad-jihad di parlemen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah kita kepada Allah, bahwa di setiap langkah kita harus diniatkan karena Allah semata. Jangan sampai niat ini terkubur, terbawa arus dengan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai agama” tambahnya.


Madrasah Politik Perempuan sesi Peningkatan Kapasitas Caleg Perempuan ini menghadirkan narasumber Titi Anggraini sebagai Anggota Dewan Pembina Perludem dan Khoirunnisa Agustiyati sebagai Direktur Eksekutif Perludem.***(MHMD)