Pemuda Muhammadiyah Kota Bandung Lawan PSBB dengan PBB untuk Supir Angkot

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemuda Muhammadiyah Kota Bandung Lawan PSBB dengan PBB untuk Supir Angkot

Minggu, 31 Januari 2021 | 08:35 WIB Last Updated 2022-09-05T09:36:58Z


Indonesia mengonfirmasi kasus pertama infeksi virus corona penyebab Covid-19 pada awal Maret 2020. Sejak itu, berbagai upaya penanggulangan dilakukan pemerintah untuk meredam dampak dari pandemi Covid-19 di berbagai sektor.


Hampir seluruh sektor terdampak, tak hanya kesehatan. Sektor ekonomi juga mengalami dampak serius akibat pandemi virus corona. Pembatasan aktivitas masyarakat berpengaruh pada aktivitas bisnis yang kemudian berimbas pada perekonomian.


Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berdampak pada penurunan jumlah penumpang angkot di wilayah Kota Bandung. Penurunan jumlah ini diakibatkan berbagai faktor salah satunya adalah kebijakan PSBB.


Selain dari penurunan jumlah penumpang, setiap angkot juga dibatasi hanya bisa mengangkut lima orang penumpang sesuai dengan aturan PSBB. Sementara supir angkot harus mendapatkan uang untuk setoran. Untuk bayar setoran saja para supir di Kota Bandung sering nombok, apalagi buat makan.


Menanggapi situasi dan kondisi tersebut, Pemuda Muhammadiyah Kota Bandung ingin berkontribusi untuk meringankan beban sopir angkot. Karenanya, Pemuda Muhamamdiyah Kota Bandung akan melaksanakan program PBB (Program Berbagi Beras) untuk sopir Angkot; yang insyaAllah akan dilaksanakan di jl. P.H Mustofa atau Jl. Suci depan SD Muhammadiyah 3 pada hari Jumat, 19 Februari 2021.


Mudah-mudahan dengan diberikanya beras dari Pemuda Muhammadiyah Kota Bandung bisa meringankan beban 2 sampai 3 hari. [advetorial]


Kontributor: Imam Sholehudin