Puan Maharani: Bila Mendatangi Muhammadiyah, Saya Seperti Masuk Rumah Sendiri!

Notification

×

Iklan

Iklan

Puan Maharani: Bila Mendatangi Muhammadiyah, Saya Seperti Masuk Rumah Sendiri!

Minggu, 28 Agustus 2022 | 11:39 WIB Last Updated 2022-08-28T04:39:49Z


Kamis (25/8/2022), SMK Muhammadiyah II, Kota Bandar Lampung kedatangan Ketua DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, Puan Maharani. Puan dalam kesempatan itu datang untuk melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan sebagaimana tugas yang biasa dilakukan oleh anggota DPR/MPR.


Dirinya berpesan agar para siswa agar terus menjaga 4 pilar yakni Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika yang akan menjadi modal memajukan negara.


“Dan dengan berpegang teguh kepada 4 pilar itu maka Insyaallah Indonesia bisa maju,” pesannya.


Kepada siswa-siswi Muhammadiyah, Puan juga berharap mereka belajar dengan baik agar bisa membangun bangsa lebih baik lagi.


“Saya juga pesan supaya kalian semua terus rajin belajar sehingga menjadi Pribadi Muslim yang Berakhlak Mulia, Unggul dalam Ilmu Pengetahuan,” ujarnya.


“Karena nanti di tahun 2045, di peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia, kalian ini termasuk yang akan menjadi para pengambil keputusan, para decision makers yang akan menentukan langkah Indonesia ke depannya,” tambahnya.


Selain itu, Puan juga mengaku terkesan dengan sambutan dari para siswa yang hadir di kompleks pendidikan Muhammadiyah yang terdiri dari TK, SMA/SMK, hingga Universitas itu. Sambutan hangat itu membuat dirinya selalu tidak merasa asing ketika bergaul dengan Muhammadiyah.


“Setiap masuk ke lingkungan Muhammadiyah, saya seperti masuk rumah sendiri,” kata Puan.


Dia lalu mengenang kedekatan kakeknya, yaitu Ir. Soekarno yang merupakan anggota Persyarikatan Muhammadiyah. 


“Karena saya dan keluarga adalah bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Bung Karno, Presiden pertama Republik Indonesia, kakek saya adalah kader Muhammadiyah bahkan pernah diangkat menjadi Ketua Majelis Pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu tahun 1938-1942,” ujarnya.


Istri dari Ir. Soekarno, Ibu Fatmawati pun juga berasal dari keluarga Muhammadiyah. Oleh karenanya, Puan merasa senang saat datang ke institusi Muhammadiyah di berbagai daerah. 


“Dengan kata lain, antara keluarga besar Bung Karno dan Muhammadiyah secara historis, kultural dan pemikiran tidak dapat dipisahkan,” pungkasnya. (afn)


Sumber:muhammadiyah.or.id