Haedar Nashir: Inklusif Bekal Generasi Muda Berkemajuan!

Notification

×

Iklan

Iklan

Haedar Nashir: Inklusif Bekal Generasi Muda Berkemajuan!

Selasa, 06 September 2022 | 12:05 WIB Last Updated 2022-09-06T05:07:18Z


Di usia kemerdekaannya yang ke-77, Indonesia telah mengalami berbagai kemajuan. Namun masih ada banyak tantangan yang menanti di depan. Oleh karenanya, peranan kaum muda dalam dalam memajukan bangsa Indonesia sangat dibutuhkan. 


Hal itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, pada acara konsolidasi kebangsaan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM). Kegiatan tersebut digelar secara luring di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Senin (5/9/2022).


Haedar menyampaikan bahwa ada beberapa masalah potensial yang akan mengancam kehidupan bangsa. 


Pertama, adalah pembelahan politik dan ideologi. 


Menurutnya, dari pemilu ke pemilu seharusnya dapat mendewasakan masyarakat agar tidak terjadi perpecahan namun fakta di lapangan menunjukan bahwa pemilu selalu melahirkan perpecahan baru.


Kedua, ada golongan orang yang menginginkan kekuasaan. 


Dalam hal ini, pembangkitan primordialisme atau keinginan menjunjung tinggi ikatan sosial sangat dibutuhkan.


Ketiga, adalah bias dalam memproyeksikan ideologi kebangsaan. 


"Beberapa kelompok kecil masyarakat yang tidak puas akan sistem kebangsaan mencoba untuk membuat idealisme sendiri dengan menggunakan Islam sebagai landasannya. Hal itu bisa menjadi sebuah ancaman bagi ideologi bangsa dan melahirkan suatu perpecahan. Pemahaman terhadap konsep pancasila harus benar-benar ditanamkan,” jelas Haedar.


Pada kesempatan itu, Haedar juga berpesan pada Angkatan Muda Muhammadiyah agar bergaul dengan berbagai macam orang yang berbeda. Hal ini akan membuka pandangan-pandangan baru yang belum pernah mereka temui. 


“Jangan menjadi orang yang eksklusif, kita harus menjadi orang yang inklusif. Meskipun inklusif, kita juga harus memiliki pendirian yang kokoh dan juga pandangan-pandangan yang berkemajuan." tukasnya.


Selain itu, para kaum muda juga harus cepat tanggap terhadap perkembangan iptek dan teknologi terbaru. Hal ini akan menjadi instrumen penting dalam kemajuan Muhammadiyah kedepannya. 


"Berkolaborasi dan saling belajar dari kesalahan satu sama lain juga menjadi hal yang penting. Saya Percaya, di tangan anak-anak muda, organisasi muhammadiyah dan bangsa akan memperoleh masa yang berkemajuan,” pungkasnya. (syifa) 


Sumber: muhammadiyah.or.id