Iklan

Iklan

,

Iklan

Hidayat Nur Wahid: Muhammadiyah Jadikan Agama Sebagai Solusi Kehidupan

Redaksi
Senin, 17 Oktober 2022, 09:42 WIB Last Updated 2022-10-17T02:42:24Z


JAKARTA
— Muhammadiyah di mata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid merupakan organisasi keagamaan yang bukan hanya mendorong pengikutnya atau jamaahnya untuk memperkuat kesalehan individu, tetapi juga kesalehan sosial. Di Muhammadiyah Agama Islam dijadikan sebagai solusi melalui pemaksimalan potensi yang dimiliki.


Demikian disampaikan oleh tokoh politik yang akrab disapa HNW di acara Hari Bermuhammadiyah ke III yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang diikuti oleh seluruh warga persyarikatan, serta dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, termasuk Rektor UMJ, Ma’mun Murod berserta jajaran, Sabtu (15/10/2022).


Dalam menghadirkan diri sebagai solusi dengan memaksimalkan potensi, Muhammadiyah meski sebagai organisasi Islam, tetapi memiliki sifat yang inklusif dalam arti Muhammadiyah dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak dengan berbagai latarbelakang, meski dengan yang berbeda agama sekalipun Muhammadiyah dapat bekerjasama.


“Dengan demikian beragama tidak hanya menghadirkan kesalehan pribadi tetapi juga kesalehan sosial, beragama tidak hanya menuntut, tapi menjadi solusi. Beragama menghadirkan maksimalisasi potensi yang ada dan sekaligus menghadirkan ukhuwah dan kolaborasi dengan dengan para warga dari beragam latar sosial, agama, profesi dan kultur yang bisa berbeda,” katanya.


Aktualisasi diri sebagai solusi oleh Muhammadiyah diwujudkan melalui pelayanan pendidikan, kesehatan, sosial dan ekonomi yang diberikan secara inklusif untuk membangun peradaban unggul berkemajuan. Agama Islam didekati secara keilmuan yang komprehensif, sehingga agama bukan hanya dogma tapi juga melahirkan kebaruan untuk menghadapi persoalan-persoalan.


“Pendidikan, beragama dan berkegiatan sosial yang menghadirkan solusi dan membawa pada kemajuan. K.H. Ahmad Dahlan mengubah dari sekadar mengaji menjadi mengaji yang menghasilkan beragam gerakan yang membawa manfaat, solusi, penguatan kolaborasi sosial, perubahan, dan kemajuan,” kata Hidayat.


Hadir sebagai solusi tersebut telah dilakukan Muhammadiyah bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Semangat hadir memberi solusi ini telah diletakkan dasar-dasarnya oleh Pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan. 


Kiai Dahlan mendobrak kejumudan dalam kehidupan umat. Melalui pendekatan yang berbeda, Kiai Dahlan berhasil mengaktualisasikan ajaran Agama Islam sebagai solusi atas segala permasalahan yang dihadapi umat waktu itu.


Sekedar informasi, bersamaan dengan Hari Bermuhammadiyah III UMJ, dilakukan peresman Masjid K.H. Yunus Anis dan penandatanganan MoU antara UMJ dengan PT Transportasi Jakarta. 


Hal ini menegaskan komitmen keumatan dan kebangsaan sebagaimana yang telah ditradisikan di kalangan Muhammadiyah, yaitu dengan menguatkan dakwah kultural, melanjutkan apa yang dahulu telah dilakukan K.H. Ahmad Dahlan.


Sumber: muhammadiyah.or.id

Iklan