Iklan

Iklan

,

Iklan

Masjid Butuh Kolaborasi Generasi Tua dan Muda

Redaksi
Selasa, 18 Juni 2024, 08:01 WIB Last Updated 2024-06-18T01:03:01Z


Oleh: Bagus Setiawan,
 Relawan Masjid Al-Dakwah


JAKARTA -- Dalam khazanah peradaban umat islam, masjid sejatinya tak sekadar menjadi pusat ibadah, melainkan juga pusat komunitas (Jamaah), pendidikan, dan pergerakan sosial. Dinamika kehidupan masjid kian menarik ketika kita melihat bagaimana kolaborasi antargenerasi—generasi tua dan muda—dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan dinamika masjid. 


Di tengah perubahan zaman yang cepat, tantangan bagi masjid untuk tetap relevan dan tumbuh semakin besar. Kolaborasi antara generasi tua dan muda menjadi kunci dalam memastikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat kegiatan komunitas yang dinamis dan inklusif.


Generasi tua seringkali dianggap sebagai penjaga tradisi dan nilai-nilai yang telah lama ada dalam jamaah masjid. Mereka membawa pengalaman, kebijaksanaan, dan pemahaman mendalam tentang sejarah serta nilai-nilai yang menjadi fondasi masjid. 


Di sisi lain, generasi muda membawa energi, inovasi, dan kecakapan dalam teknologi yang dapat membantu masjid menjangkau komunitas yang lebih luas serta menjawab kebutuhan zaman. Kolaborasi antara kedua generasi ini, jika dikelola dengan baik, akan menciptakan sinergi yang mampu menguatkan masjid dari dalam dan memperluas pengaruhnya ke luar.


Pertama, pentingnya pembaruan dalam pengelolaan masjid. 


Generasi tua dapat berbagi pengalaman dan kebijaksanaan dalam pengelolaan masjid, sementara generasi muda dapat mengintegrasikan teknologi dan metode baru dalam administrasi, komunikasi, dan pengembangan program. Misalnya, penggunaan media sosial dan website untuk pengelolaan kegiatan masjid, zakat, dan donasi dapat meningkatkan transparansi dan memudahkan jamaah dalam berpartisipasi.


Kedua, pengembangan program yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan jamaah. 


Program pendidikan dan dakwah harus mampu menjawab tantangan zaman dan bersifat inklusif, mendorong partisipasi dari berbagai kelompok usia, gender, dan latar belakang. Generasi muda, dengan pemahaman mereka yang baik tentang isu-isu kontemporer dan kebutuhan komunitas, dapat membantu dalam merancang dan menjalankan program-program ini.


Ketiga, pembangunan komunitas yang kuat melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan. 


Kolaborasi antargenerasi dapat menghasilkan ide-ide kreatif dalam melaksanakan kegiatan sosial yang tidak hanya meningkatkan kebersamaan dalam komunitas masjid tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Misalnya, program pemberdayaan ekonomi komunitas, bantuan sosial, dan kegiatan lingkungan dapat menjadi cara masjid berkontribusi pada solusi masalah sosial.


Keempat, pembinaan generasi penerus. 


Masjid harus menjadi tempat pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi generasi muda. Melalui program mentoring dan pelatihan yang melibatkan generasi tua sebagai mentor, masjid dapat mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan dan sosial untuk masa depan komunitas dan masjid.


Untuk mewujudkan kolaborasi efektif antargenerasi, masjid perlu menciptakan ruang yang kondusif bagi dialog dan partisipasi dari semua kelompok usia. Hal ini melibatkan keterbukaan dari generasi tua untuk menerima ide-ide baru dan adaptasi terhadap perubahan, serta kesabaran dan penghormatan dari generasi muda terhadap tradisi dan nilai-nilai yang telah ada. 


Pembentukan tim atau komite yang terdiri dari anggota lintas generasi dapat menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa semua suara didengar dan dihargai.


Kolaborasi antara generasi tua dan muda dalam pertumbuhan masjid menciptakan kesempatan bagi masjid untuk tidak hanya bertahan dalam menghadapi tantangan zaman tetapi juga tumbuh menjadi lebih dinamis, inklusif, dan berdampak. 


Dengan menggabungkan kebijaksanaan dan pengalaman generasi tua dengan inovasi dan energi generasi muda, masjid dapat menjadi lebih dari sekedar tempat ibadah—menjadi pusat komunitas yang mempromosikan pertumbuhan spiritual, sosial, dan intelektual bagi seluruh anggotanya. Ini adalah visi masa depan masjid yang tumbuh bersama generasi tua dan muda, berkolaborasi dalam menciptakan komunitas yang lebih kuat dan berdampak luas.\


Wallahu ‘alam.


masjidmuhammadiyah.com

Iklan

UMBandung