Iklan

Iklan

,

Iklan

SMP MBS Wanasari Borong 5 Juara MAPSI Kabupaten Brebes, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Redaksi
Kamis, 18 September 2025, 10:05 WIB Last Updated 2025-09-18T03:08:00Z


Brebes, Muhammadiyah Good News || Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) KH. Mas Mansur Wanasari, Brebes. 


Dua santrinya, Yasir Rizqi Robani dan Zahira Ainun Mudila, berhasil menyabet Juara I pada cabang Tahfidz Putra dan Putri dalam ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat SMP se-Kabupaten Brebes yang digelar di SMP Al-Hikmah 1 Sirampog, Selasa (16/9/2025). 


Kemenangan itu bukan hanya menambah deretan piala yang menghiasi lemari prestasi sekolah, tetapi juga tiket emas untuk mewakili Brebes di tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlangsung di Kabupaten Banyumas pada 21–23 Oktober 2025 mendatang. 


Bersama doa, kerja keras, dan dukungan penuh dari keluarga besar pesantren, keduanya siap tampil lebih prima di ajang yang akan berlangsung di Banyumas, 21–23 Oktober mendatang.


“Alhamdulillah, ini semua berkat doa dan dukungan banyak pihak. Dua santri kami akan melaju ke tingkat provinsi, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MBS Wanasari,” ungkap Fatikh Muhammad Alaudin,, S.IP, S.Pd, Kepala SMP MBS Wanasari, dengan mata berbinar penuh syukur.


Event bergengsi Tahunan yang digagas MGMP PAI SMP se-Kabupaten Brebes tersebut mempertemukan ratusan peserta dari berbagai sekolah dengan mempertandingkan enam cabang lomba: Cerdas Cermat Islam (CCI), Tartil Qur’an, Tahfidz, Tilawah, Kaligrafi, dan Pidato.


Tak hanya Yasir dan Zahira, enam santri MBS Wanasari lainnya juga mengharumkan nama pesantren dengan menyumbang lima piala dari berbagai cabang lomba, mulai dari pidato (Asywak Arifahni Ukhti: Juara 2, dan Azam Choerul Ilmi: Juara 3), kaligrafi Tri Anmal Medzal (Juara 3), hingga cerdas cermat Islam (Hasna Aeni Asyrifa, Aliya Azzahra, Azza Arba Aliputri: Juara harapan 3. 


"Sebuah bukti nyata bahwa sistem pendidikan berbasis pesantren mampu mengasah bakat, karakter, dan keunggulan para santri," tegas Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu.


Mudir MBS Wanasari, Kyai Muhammad al-Haddad, S.Pd.I menegaskan pihaknya akan menyiapkan pembinaan intensif menjelang kompetisi provinsi. 


“Kami harus bahu-membahu mendampingi mereka agar tampil prima, penuh semangat, dan maksimal. Dengan kerja keras dan doa, insyaAllah kita bisa meraih hasil terbaik,” ujar Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penuh optimisme.


Prestasi ini, menurutnya, bukan sekadar kemenangan, melainkan cermin dari misi MBS Wanasari dalam mencetak generasi unggul: cerdas secara akademik, berakhlak Islami, dan siap menjadi pemimpin masa depan, tegas Alumni Pondok Pesantren Hj. Nuriyah Shobron Solo tersebut.


Di balik sorak kemenangan, ada senyum tulus para pembimbing, doa orang tua, dan semangat juang santri yang tiada henti. Dari Wanasari, jejak prestasi itu kini melangkah lebih jauh, menuju panggung provinsi, membawa harapan besar untuk kembali mengukir sejarah. 


Siap Berlaga di Tingkat Provinsi Jawa Tengah


Tiga santriwati SMP MBS Bumiayu, yakni Firdiani NurKhakim, Calisa Liviani, dan Farisa Rakhma Alamin, sukses menjuarai cabang Cerdas Cermat Islam (CCI). Sementara dari SMP MBS Wanasari, dua nama pun mengharumkan pesantren dengan prestasi di cabang Tahfidz Qur’an: Yasir Rizqi Robbani meraih Juara I Putra, serta Zahra Ainun Mudila yang tampil gemilang di kategori Putri.


Kemenangan itu tidak hanya menambah deretan piala di lemari prestasi, tetapi juga menjadi tiket emas mewakili Brebes di tingkat Provinsi Jawa Tengah. “Ini kemenangan kita bersama, berkat doa, kerja keras, dan sinergi simultan semua stakeholder yang sangat luar biasa,” ungkap Kyai Hendy Sudono, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PDM Brebes, dengan mata berbinar.


Rasa bangga juga disampaikan Kyai Utsman Arif Fatka, Lc., M.Pd., Mudir Pesantren MBS Bumiayu. Baginya, prestasi ini bukan sekadar hasil lomba, tetapi buah nyata dari sistem pendidikan berbasis pesantren yang menyeimbangkan ilmu agama dan keterampilan. 


“Untuk ketiga kalinya santri MBS Bumiayu kembali meraih juara di MAPSI 2025. Semoga menjadi motivasi seluruh santri untuk lebih giat mengembangkan ilmu agama dan keterampilan,” ujar alumni LIPIA Jakarta dan Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto itu penuh syukur.


Senada, Kyai Muhammad al-Haddad, S.Pd.I., Mudir Pesantren MBS KH. Mas Mansur Wanasari menyebut kemenangan ini sebagai anugerah besar sekaligus pengingat. 


“Hasil dari sinergi yang baik, mulai dari pembimbing, pendamping, hingga dukungan keluarga pesantren akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Kemenangan ini adalah warning agar terus mengasah skill santri, sebagai bagian dari penguatan karakter MBS Wanasari,” tegas Alumni Pondok Pesantren HJ. Nuriyah Shobron dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).


Lima santri itu kini tak hanya membawa kebanggaan bagi keluarga, pesantren, agama, persyarikatan Muhamamdiyah, dan negara tetapi juga menyimpan asa seluruh warga Brebes. Mereka akan melangkah ke panggung yang lebih tinggi, membawa semangat doa dan dukungan dari tanah kelahiran mereka.***(Tarqum Aziz/ JurnalisMu MPI PCM Bumiayu).

Iklan