Iklan

Iklan

,

Silaturahim Akbar 11 Ranting, PC Muhammadiyah Kembaran Perkuat Konsolidasi Jamaah

Tim Redaksi
Selasa, 17 Februari 2026, 08:33 WIB Last Updated 2026-02-17T01:33:06Z


Banyumas || Muhammadiyah Good News 
– Ratusan jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, tumpah ruah memadati Masjid Musthofa al-Hamidi, Ahad (15/2/2026). 


Mereka menghadiri Tabligh Akbar Selapanan Tarhib Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan PRM Linggasari, PCM Kembaran. Momentum tersebut semakin istimewa karena dirangkai dengan peresmian Masjid Musthofa al-Hamidi serta PKBM Muhammadiyah Cabang Kembaran di Grumbul Sirandu.


Sejak pagi hari, arus jamaah terus berdatangan. Saf-saf di ruang utama masjid terisi rapat, serambi hingga halaman dipenuhi lautan manusia. Antusiasme warga Persyarikatan terasa kuat, menandakan denyut dakwah Muhammadiyah di Linggasari terus hidup dan mengakar.


Kegiatan diawali dengan jalan sehat mengelilingi Desa Linggasari. Tepat pukul 07.00 WIB, peserta dilepas oleh Ketua PDM Banyumas, KH. Drs. M. Djohar AS. Menempuh jarak sekitar dua kilometer, ratusan warga melangkah penuh semangat meski gerimis tipis menyapa pagi. Hadiah utama sepeda listrik dan berbagai doorprize menambah kemeriahan suasana.


Dalam sambutannya, Ketua PRM Linggasari, H. Nursyamsi, M.H. menegaskan bahwa pembangunan masjid dan pendirian PKBM merupakan buah kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen Persyarikatan dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja bersama dalam satu visi dakwah dan pemberdayaan akan membuahkan hasil besar.


Ketua PCM Kembaran, Ir. H. Sugiyatno, M.M., menyebut tabligh akbar selapanan sebagai momentum silaturahim akbar 11 PRM dan 12 PRA di 15 desa se-Kecamatan Kembaran. Ia menegaskan agenda rutin setiap 35 hari itu adalah ruang strategis untuk konsolidasi dan penguatan gerakan jamaah.


Sementara itu, Wakil Ketua PDM Banyumas, Prof. KH. Dr. Muhammad Hizbul Muflihin, M.Pd., mengingatkan agar Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ritual spiritual, tetapi juga momentum melahirkan aksi nyata. Ia mengajak jamaah memperkuat soliditas, membesarkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), memakmurkan masjid, serta membangun kemandirian ekonomi umat.


Puncak acara diisi tausiyah KH. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi., Psikolog, Ketua LPCR PM PP Muhammadiyah. Ia mengajak jamaah menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan umat sepanjang waktu. Puasa, tegasnya, adalah jalan pembentukan insan bertakwa untuk meraih ridha Allah Swt. Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan Kalender Islam Global PP Muhammadiyah, puasa 1447 H akan dimulai pada 18 Februari 2026. Jamaah diajak menyambutnya dengan penuh kegembiraan dan iman, serta menghidupkan dakwah yang menggembirakan dan mencerahkan.


Prosesi peresmian menjadi puncak yang sarat makna. Penarikan tirai dilakukan bersama sebagai simbol dibukanya lembaran baru dakwah dan pemberdayaan umat. Takbir menggema memenuhi ruang masjid, menghadirkan suasana haru dan syukur mendalam atas lahirnya dua amal nyata, rumah ibadah yang siap dimakmurkan dan pusat belajar yang siap mencerdaskan.


Tabligh Akbar diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Ma’had Fastabiqul Khoirot, mahasiswa UMP, menghadirkan suasana khusyuk. Semangat kebangsaan terasa saat paduan suara PCA Kembaran membawakan Indonesia Raya, Mars Sang Surya, Mars Aisyiyah, dan lagu “Ranting Itu Penting.”


Pengamanan berlangsung tertib berkat kolaborasi KOKAM Suryakusuma Cabang Kembaran dan Banser Kecamatan Kembaran bersama Koramil serta Polsek Kembaran. Sinergi ini menjadi potret kebersamaan dalam menjaga ketertiban dan persatuan.


Di Linggasari, Ramadhan 1447 H disambut bukan hanya dengan seruan, tetapi dengan karya nyata. Masjid berdiri kokoh, PKBM siap mencerdaskan, dan jamaah semakin solid dalam kebersamaan, sebuah dakwah yang menggembirakan sekaligus menguatkan (Tarqum Aziz – JurnalisMu Banyumas Raya).