Iklan

QuranMu

Iklan

QuranMu
,
Donasi ke Lazismu

Pentasyarufan Takjil dan Zakat Fitri, Bukti Nyata Pendidikan Karakter di Lingkungan MTS Muhammadiyah

Tim Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026, 12:18 WIB Last Updated 2026-03-17T05:18:42Z
Banyumas || Muhammadiyah Good News ~ MTs Muhammadiyah Purwokerto mengakhiri rangkaian kegiatan Semarak Bulan Suci Ramadan dengan menggelar pentasyarufan zakat fitrah pada Sabtu (16/3/2026). Kegiatan ini menjadi puncak dari berbagai agenda keagamaan yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan.

Penyaluran zakat fitrah diberikan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah, Panti Asuhan Gelora Indah, warga masyarakat Kelurahan Purwokerto Lor, serta kepada siswa dan karyawan yang berhak menerima. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai empati dan kebersamaan kepada seluruh civitas madrasah.

Kepala MTs Muhammadiyah Purwokerto, Neny Martiningsih, M.Pd, menyampaikan bahwa dalam rangka menyemarakkan dakwah di bulan suci Ramadan 1447 H, pihak sekolah telah mengisi bulan penuh berkah tersebut dengan serangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 11 hingga 16 Maret 2026.

"Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, para siswa dibiasakan melaksanakan sholat dhuha, sholat berjamaah, belajar BTQ, menghafal doa harian, memahami praktik mandi janabah, tasmi’ Al-Qur’an, tadarus, hingga praktik memandikan dan mengkafani jenazah,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan juga diisi dengan pembagian takjil di sepanjang Jalan Overste Isdiman, doa bersama untuk kesuksesan siswa kelas IX, nonton bareng film Islami, sholat tarawih, serta buka puasa bersama. 

"Seluruh rangkaian kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan pentasyarufan zakat fitrah sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial kepada sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Drs. Faiz selaku Guru Fiqih menyampaikan bahwa kegiatan amaliah Ramadan tersebut bertujuan untuk menambah keberkahan bulan suci dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas ibadah. 

"Kegiatan ini juga diarahkan agar siswa beribadah sesuai dengan tuntunan tarjih Muhammadiyah, sekaligus membentuk kader unggul dan kader Muslim berkemajuan yang memiliki rasa kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Hasbalah Sa’ad N.I, S.Pd selaku guru mata pelajaran Qur’an-Hadits, Aqidah-Akhlak dan Kemuhammadiyahan. Ia menuturkan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan tidak hanya berorientasi pada ibadah ritual, tetapi juga pembentukan karakter. 

"Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk memahami nilai-nilai keislaman secara utuh, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga akhlak dan kepedulian sosial. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ketua PR IPM MTs Muhammadiyah Purwokerto, Fibril Firjatullah, turut menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam pengembangan diri.

"Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, membiasakan berorganisasi secara tertib, serta belajar manajemen kepemimpinan dan manajemen dakwah. Selain itu, siswa juga dilatih berkomunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari lahan dakwah,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara sekolah dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi para penerima zakat. MTs Muhammadiyah Purwokerto pun berharap semangat berbagi dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama Ramadan dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. (Tarqum Aziz – JurnalisMu).