Iklan

Iklan

,

Iklan

PWM Jabar Serukan Jihad Postingan Sosmed, Respons Brutalisme Israel!

Redaksi
Jumat, 31 Mei 2024, 07:00 WIB Last Updated 2024-05-31T04:46:22Z


BANDUNG –
Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Kelik Nursetiyo Widiyanto, menyerukan jihad postingan di media sosial sebagai respons terhadap pemboman wilayah pengungsi Rafah, Palestina, oleh pesawat tempur Israel pada malam hari, Senin, 27 Mei 2024. Serangan brutal ini mengakibatkan sekitar 80 warga Palestina tewas dalam semalam.


“Apa yang dilakukan Israel sangat terkutuk membom kamp pengungsian di malam hari menggunakan pesawat tempur. Jangankan melawan dengan senjata, makanan pun rakyat Palestina tidak punya,” kata Kelik saat ditemui redaksi di Kantor PWM Jawa Barat, Jalan Sancang Nomor 06, Kota Bandung, pada Rabu, 29 Mei 2024.


Lebih lanjut, Kelik mendorong siapa saja yang bersimpati atas genosida di Palestina untuk melakukan perlawanan dengan cara yang bisa mereka lakukan. “Sedikit saja partisipasi rakyat dunia, sangat berarti bagi rakyat Palestina,” ujarnya.



Kelik menegaskan bahwa perlawanan yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai ajang kampanye untuk menyadarkan dunia akan kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina. “Postingan di media sosial akan menggaungkan anti-Israel di seluruh dunia,” tambah Kelik.


Terlebih lagi, warga Muhammadiyah di seluruh dunia diharapkan dapat mengampanyekan jihadnya melalui akun media sosial yang mereka miliki. “Dengungan media sosial semoga menjadi senjata tidak terlihat untuk menghentikan genosida ini,” ujar Kelik, yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Bandung.


Menurut Kelik, simpati terhadap genosida Israel di Palestina juga banyak digelorakan oleh non-muslim di negara Barat. Ini menunjukkan bahwa apa yang terjadi di Palestina bukan hanya isu agama, tetapi juga isu kemanusiaan. “Ini isu kemanusiaan. Kalau Anda manusia pasti akan membela Palestina,” tegas Kelik.***

Iklan