Muhammadiyah-Australia Jalin Kerjasama, Haedar Nashir: Terimakasih!

Notification

×

Iklan

Iklan

Muhammadiyah-Australia Jalin Kerjasama, Haedar Nashir: Terimakasih!

Rabu, 14 September 2022 | 12:20 WIB Last Updated 2022-09-14T05:20:18Z


Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Duta Besar Australia Penny Williams, (13/9/2022). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan bahwa kunjungan ini guna mengeratkan hubungan baik antara Muhammadiyah dan Australia.


Selama ini, Muhammadiyah dan Dubes Australia sudah bersambung relasi yang baik sejak tahun 2000. 


“Kali ini dubes baru hadir untuk silaturahmi secara official,” ungkapnya.


Kunjungan ini juga dalam rangka peningkatan kerja sama yang sudah berlangsung selama ini, baik dengan ‘Aisyiyah, Muhammadiyah dan seluruh elemen Persyarikatan dalam berbagai program. 


“Di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan perempuan ini mau ditingkatkan lagi sehingga program itu makin diperluas,” ujar Haedar.


Dalam pertemuan ini, Muhammadiyah dan Dubes Australia saling bertukar pandangan tentang berbagai persoalan. Haedar mengatakan persoalan itu seputar kekerasan dan radikalisme, dengan perspektif yang lebih mendalam. Menurut Haedar, Dubes Australia yang sekarang ini menguasai pendekatan antropologi dalam memahami Indonesia dan Malaysia.


“Jadi kita berdiskusi tentang persoalan persoalan agama itu secara lebih mendalam tidak parsial jadi ini hal yang sangat positif ya, kemudian juga berikutnya yang akan kita tingkatkan yaitu untuk program beasiswa dan lain sebagainya. Ini menjadi bagian yang apa yang selama ini sudah kita lakukan,” jelasnya.


Haedar juga menyampaikan tentang Muhammadiyah Australia College di Melbourne. 


“Kita terimakasih kepada kedutaan Australia yang telah memberi izin dan dukungan penuh kepada program itu dan kami sampaikan bahwa Australia sebagai negara tetangga yang selain dekat juga punya hubungan baik dengan Indonesia kita ingin ajak kesaling pahaman juga kerja sama yang lebih luas lagi,” jelas Haedar.


Menurut Haedar, Australia termasuk negara maju yang bisa berkolaborasi untuk pengembangan pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, yang tentu satu sama lain saling memberikan perspektif yang lebih maju sejalan dengan pandangan Muhammadiyah akan Islam yang berkemajuan. (ppmuh/ribas)