Dadang Kahmad: Amal Usaha Muhammadiyah Harus Jadi Tabungan Amal Shaleh di Akhirat

Notification

×

Iklan

Iklan

Dadang Kahmad: Amal Usaha Muhammadiyah Harus Jadi Tabungan Amal Shaleh di Akhirat

Kamis, 09 Februari 2023 | 14:31 WIB Last Updated 2023-02-09T07:31:55Z


MEDAN
— Salah satu hasil dari Muktamar ke-48 Muhammadiyah adalah program kerja untuk periode 2022 -2027 dengan tagline “Muhammadiyah Unggul dan Berkemajuan”. Hasil ini mengikat semua unsur persyarikatan, termasuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).


Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dadang Kahmad, hasil Muktamar 48 itu harus diaktualisasikan oleh setiap unsur dalam persyarikatan Muhammadiyah, termasuk AUM yang tersebar di seluruh Indonesia. Dadang menyampaikan hal tersebut di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada Rabu 09 Februari 2023.


Persebaran lembaga pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia meniscayakan adanya pemerataan pembangunan di seluruh penjuru negeri. Jika konsekuen dengan hasil Muktamar 48 lembaga pendidikan Muhammadiyah juga harus unggul dan berkemajuan.


“Setiap saya datang ke UMSU ini selalu ada yang baru. Pembangunan lembaga pendidikan ini menjadi tabungan saham untuk kehidupan kita semua di akhirat,” ungkap Dadang terkait dengan kemajuan yang ditorehkan oleh UMSU sebagai salah satu AUM Pendidikan Muhammadiyah terbaik di Sumatera Utara.


Selain itu, keberadaan UMSU sebagai AUM unggul dan berkemajuan juga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan atau perkembangan AUM lain. Seperti melakukan pendampingan AUM lain untuk menjadi unggul dan berkemajuan, misalnya pendampingan Pondok Pesantren (Pontren) Modern Muhammadiyah Kwala Madu, Kabupaten Langkat.


“Pondok pesantren di Kwala Madu dengan siswanya 1.100 orang. Itu pesantren besar yang dikelola secara baik, dengan manajemen yang bagus oleh Muhammadiyah di bawah asuhan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,” ungkap Dadang.


Dadang berharap, tagline “Unggul dan Berkemajuan” yang diusung oleh PP Muhammadiyah periode ini berdampak baik terhadap pertambahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) yang memiliki kualifikasi unggul dan berkemajuan. Saat ini baru ada lima PTMA yang berkualifikasi unggul dan berkemajuan.


“Dalam lima tahun ini kita harus membuat seluruh Amal Usaha Muhammadiyah termasuk UMSU ini menjadi lebih unggul dan berkemajuan lagi. Kita berharap PTMA tidak hanya lima yang unggul dan berkemajuan, mungkin tahun ini dan tahun depan kita bertambah, minimal satu tahun satu, jadi sepuluh,” tandas Dadang. ***