Iklan

Iklan

,

Iklan

Gubernur Ridwan Kamil Siap Hadir dalam Pembukaan Musywil ke-21 Muhammadiyah Jawa Barat

Redaksi
Jumat, 10 Februari 2023, 11:14 WIB Last Updated 2023-02-10T04:14:23Z


BANDUNG
- Sehubungan akan dilaksanakannya Musyawarah Wilayah ke-21 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Jamjam Erawan selaku Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat telah melaksanakan silaturahmi kepada Gubernur Jawa Barat yakni Ridwan Kamil dan mengadakan pertemuan di Gedung Sate pada Senin (06/02/2023).


Demikian disampaikan bahwa setelah mengirimkan surat akan melakukan kunjungan silaturahmi, Alhamdulillah Pak Gubernur menerima silaturahmi tersebut. 


Pada pertemuan tersebut telah hadir pula Bapak Barnas selaku Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jawa Barat, dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat beserta beberapa panitia Musyawarah Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. 


Adapun maksud dari kunjungan tersebut adalah menyampaikan rencana Musyawarah Wilayah menggunakan sistem hybrid, yakni dengan sistem luring dan daring.


Rencananya pelaksanaan Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari dengan agenda pleno satu, yakni berkaitan dengan tanggappan anggota musyawarah yang sudah dibagi sesuai domisili untuk menanggapi laporan kinerja Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat periode 2015-2022; membahas program untuk pimpinan pada periode selanjutnya; menyampaikan mengenai rekomendasi saat musyawarah yang akan dilaksanakan di Cirebon nanti.


E-Voting, Begini Respon Kang Emil!


Setelah memberitahukan bahwa pelaksanaan Musyawarah Wilayah menggunakan sistem hybrid, Jamjam Ernawan selaku salah satu panitia melanjutkan bahwa dalam proses pengambilan suara untuk menentukan kepengurusan Pimpinan pada periode 2022-2027 menggunakan sistem e-voting.


E-Voting atau Electronic Voting System adalah suatu produk digitalisasi yang mana dalam pemanfaatannya menggunakan perangkat elektronik dalam mengolah informasi secara digital untuk membuat surat suara, memberikan suara, mengitung perolehan suara, mengirim hasil perolehan suara, menayangkan perolehan suara, memelihara dan menghasilkan perhitungan suara.


Persyarikatan Muhammadiyah sendiri sudah menerapkan sistem e-voting saat pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48, Muktamar Nasyi’atul ‘Aisyiyah ke-14, serta beberapa Musyawarah Wilayah lain. 


Adapun respon Kang Emil sangat gembira, penuh suka cita dan masih tak percaya akan keberhasilan penggunaan e-voting tersebut. Maka ditegaskan ulang bahwa kesuksesan penggunaan e-voting ini memang benar adanya. 


Kang Emil pun menyampaikan bahwa Negara pun masih belum bisa sampai menggunakan sistem tersebut karena beberapa alasan seperti trust atau kepercayaan. 


"Berbeda dengan Muhammadiyah yang sudah terbiasa dengan penggunaan teknologi berbasis keilmuan dan sudah terbiasa beradaptasi dengan perubahan zaman yang serba digital." pungkasnya. ***  

Iklan