Bernilai Sejarah, Inilah 5 Pahlawan Nasional Kader Muhammadiyah yang Tercetak di Uang Rupiah

Notification

×

Iklan

Iklan

Bernilai Sejarah, Inilah 5 Pahlawan Nasional Kader Muhammadiyah yang Tercetak di Uang Rupiah

Rabu, 11 Oktober 2023 | 14:55 WIB Last Updated 2023-10-11T07:55:12Z


JAKARTA
— Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim, secara resmi menyerahkan sejumlah uang rupiah kuno yang memiliki nilai sejarah yang tinggi kepada Museum Muhammadiyah pada Jumat (06/10/2023). 


Uang rupiah kuno ini memiliki nilai sejarah khusus karena dihiasi dengan wajah-wajah pahlawan nasional yang berasal dari Muhammadiyah. 


Berikut adalah lima Pahlawan Nasional tersebut:


1. Ir. Soekarno: Sang Proklamator


Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, merupakan salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Lahir pada 6 Juni 1901 dan meninggal pada 21 Juni 1970. 


Soekarno adalah kader Muhammadiyah yang mendukung pemikiran KH. Ahmad Dahlan. Sejak tahun 1960 an, wajahnya mulai terpampang di pecahan uang kertas rupiah mulai dari Rp. 1 hingga Rp. 100.000.


2. Jenderal Soedirman: Pemimpin Perang Kemerdekaan


Jenderal Besar TNI Raden Soedirman adalah sosok pahlawan yang memimpin perang kemerdekaan Indonesia. Lahir pada 24 Januari 1916 dan meninggal pada 29 Januari 1950. 


Soedirman merupakan kader Hizbul Wathan, guru SD Muhammadiyah Cilacap, dan Pemuda Muhammadiyah. Gambarnya terdapat di pecahan uang rupiah mulai dari Rp. 2,5 hingga Rp. 10.000.


3. dr. Soetomo: Pendiri Budi Utomo


dr. Soetomo atau Soebroto adalah tokoh pendiri Budi Utomo, organisasi pergerakan pertama di Indonesia. Lahir pada 30 Juli 1888 dan meninggal pada 30 Mei 1938.


Soetomo adalah kader Muhammadiyah yang berperan dalam mendirikan Rumah Sakit dan Poliklinik Muhammadiyah di Surabaya pada tahun 1926. Gambarnya terpampang di pecahan uang rupiah Rp. 1.000.


4. Otto Iskandardinata: Guru dan Aktivis


Otto Iskandardinata, Wakil Ketua Boedi Oetomo cabang Bandung, adalah sosok yang aktif dalam pergerakan kemerdekaan. Lahir pada 31 Maret 1897 dan meninggal pada 20 Desember 1945.


Otto bergabung dengan Muhammadiyah dan menjadi guru di SMA Algemene Middelbare School (AMS) Muhammadiyah. Wajahnya diabadikan di pecahan uang rupiah Rp. 20.000 sejak tahun 2004.


5. Ir. Djoeanda Kartawidjaja: Pencetus Deklarasi Djuanda


Ir. Djoeanda Kartawidjaja, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Perdana Menteri, adalah tokoh yang berperan penting dalam pembentukan negara. Lahir pada 14 Januari 1911 dan meninggal pada 7 November 1963.


Ia juga menjadi guru SMA Muhammadiyah di wilayah Kramat Jakarta dengan gaji yang sederhana pada tahun 1934. Wajahnya terpampang di uang kertas pecahan Rp. 50.000 sejak tahun 2016.


Mereka adalah pahlawan-pahlawan yang tak hanya berjuang untuk kemerdekaan, tetapi juga mewakili nilai-nilai keadilan, persatuan, dan perjuangan dalam sejarah Indonesia. 


Melihat wajah mereka di uang rupiah adalah pengingat bagi generasi muda akan perjuangan dan komitmen untuk membangun bangsa yang lebih baik. Semoga kita terus mengenang dan menghargai jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan Indonesia merdeka.***(MHMD)