Iklan

Iklan

,

Iklan

Inilah 5 Amalan Praktis Agar Salat Berkualitas

Redaksi
Selasa, 21 Mei 2024, 20:55 WIB Last Updated 2024-05-21T13:55:21Z


JAKARTA —
Nabi Ibrahim pernah mengungkapkan suatu permohonan kepada Allah SWT yang kemudian diabadikan dalam Al-Quran: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim: 40).


Asep Sholahuddin, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, pada Selasa (21/05) saat kultum ba’da dzuhur di Masjid Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta mengungkapkan bahwa doa Nabi Ibrahim ini ditujukan kepada seluruh umat Islam. Ada hal yang menarik untuk dikaji lebih dalam mengapa perintah salat dalam ayat tersebut menggunakan kata “tegakkan” bukan “lakukan”.


“Mengapa kata perintah salat di dalam Al Quran menggunakan kata “dirikan” dan “tegakkan”, bukan “lakukan”. Ini jadi salah satu rahasia yang terdapat dalam Al Quran,” ucap alumni Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Garut ini.


Menurut Asep, “tegakkan salat” berarti lebih dari sekadar memenuhi syarat dan rukun salat. Ini menunjukkan bahwa salat yang ditegakkan adalah salat yang berdampak pada kehidupan seseorang setelah salat itu sendiri. Salat yang ditegakkan dengan benar akan berfungsi untuk menjauhkan seseorang dari perbuatan keji dan munkar.

 

Ini selaras dengan tujuan utama dari salat dalam Islam, yang bukan hanya sebagai ritual ibadah tetapi juga sebagai sarana untuk membangun karakter dan moral yang baik. Ketika seorang Muslim mendirikan salat, mereka diharapkan untuk membawa nilai-nilai yang diajarkan dalam salat itu ke dalam kehidupan sehari-hari.


Asep kemudian membeberkan cara agar salat memiliki kualitas yang baik. Ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas salat:


Pertama, melaksanakan salat tepat pada waktunya atau di awal waktu menunjukkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap perintah Allah.


Kedua, salat berjamaah memiliki nilai pahala yang lebih besar dan mempererat ukhuwah Islamiyah di antara sesama Muslim.


Ketiga, menambah salat sunah, terutama salat rawatib yang mengiringi salat fardhu, dapat menambah kedekatan kita kepada Allah.


Keempat, melaksanakan salat sesuai dengan tuntunan dan tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah memastikan kita melaksanakan ibadah dengan benar.


Kelima, memahami arti dan makna dari bacaan-bacaan dalam salat membantu kita untuk lebih khusyuk dan sadar dalam beribadah.


Oleh karena itu, doa Nabi Ibrahim mengajarkan kita bahwa mendirikan salat berarti menegakkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam Islam. Ini bukan hanya tentang memenuhi kewajiban ritual, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang lebih baik melalui individu-individu yang menjaga hubungan baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.***

Iklan