
Cilacap || Muhammadiyah Good News -- Pesantren Muhammadiyah (TrenMu) Daarul Ulum Majenang, Cilacap, sukses menggelar Spectacular Show 2 Tahun 2026 pada Sabtu malam (17/1/2026) di halaman Masjid Biru Walidain. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang dakwah Islam berkemajuan melalui seni yang edukatif dan mencerahkan.
Acara dibuka dengan penabuhan beduk oleh Ketua PCM Majenang, KH. Masykur Ikhsan, didampingi pimpinan pesantren dan persyarikatan. Panggung megah hasil kerja kolektif PR IPM dan santri ini dipersiapkan selama sekitar satu bulan sebagai wujud kreativitas, disiplin, dan kerja sama.
Berbagai penampilan disuguhkan, seperti fashion show busana adat dan daur ulang, tarian daerah, musik dan lagu Nusantara, pidato enam Bahasa (Jawa, Sunda, Indonesia, Inggris, Arab, dan Jepang), Tapak Suci, serta hadrah. Seluruh pertunjukan membawa pesan dakwah yang santun, menggembirakan, dan berkemajuan.
Pimpinan pesantren dan persyarikatan mengapresiasi kerja keras santri serta menilai kegiatan ini sebagai praktik pendidikan yang memadukan seni, karakter, dan nilai keislaman. Para santri pun mengaku bangga karena kegiatan ini melatih kepercayaan diri, disiplin, dan kerja sama.
Salah satu santri, Akila Zahra, siswi kelas VII asal Serang, Banten, mengaku bangga dan senang dapat terlibat dalam Spectacular Show 2. Menurutnya, kegiatan ini melatih kepercayaan diri sekaligus mengenalkan keberagaman budaya dengan cara yang menyenangkan dan penuh pesan kebaikan.
Hal senada disampaikan Anesvita Ifsabil, santri kelas XI asal Pangandaran, Jawa Barat. Ia menilai pertunjukan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi pencerahan, karena melalui seni para santri belajar disiplin, kerja sama, serta berdakwah secara santun dan menyentuh hati.
Mudir TrenMu Daarul Ulum, Kyai Aly Syahbana, SE., MM, mengapresiasi kerja keras PR IPM dan para santri dalam menyukseskan Spectacular Show 2 Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa panggung megah tersebut lahir dari proses panjang yang membutuhkan usaha, disiplin, dan kerja sama, sejalan dengan pelajaran Mahfudzot bahwa keberhasilan hanya diraih melalui perjuangan.
Ia berharap Spectacular Show 2 menjadi sarana pembinaan karakter santri yang berkelanjutan, sekaligus mengembangkan kreativitas seni sebagai media dakwah Islam berkemajuan yang menumbuhkan disiplin, percaya diri, dan kepedulian sosial.
Hal senada disampaikan KH. Masykur Ikhsan, S.Ag., M.Pd., selaku Ketua PCM Majenang. Menurutnya, kesenian yang ditampilkan para santri merupakan wujud dakwah Islam berkemajuan yang membumi dan mudah diterima masyarakat.
“Melalui seni dan budaya, pesan Islam disampaikan secara santun, menggembirakan, dan penuh makna. Ini menjadi bukti bahwa pesantren Muhammadiyah hadir sebagai pusat pencerahan umat dan peradaban,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan KH. Drs. Saiful Anam, M.Pd., anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Cilacap. Ia menilai Spectacular Show 2 sebagai praktik pendidikan yang utuh dan relevan dengan tantangan zaman.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah mampu memadukan akademik, karakter, dan seni sebagai media dakwah. Inilah pendidikan yang mencerahkan, yang menumbuhkan kreativitas sekaligus akhlak mulia para santri,” ujarnya.
Melalui TrenMu DU Spectacular Show 2 Tahun 2026, pesantren meneguhkan perannya sebagai ruang pembelajaran holistik, tempat dakwah Islam berkemajuan hadir secara kreatif, inklusif, dan mencerahkan, sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan (Tarqum Aziz JurnalisMu Banyumas Raya).


