Growth Mindset! Muhammadiyah Lahirkan Individu Beriman, Berwawasan Kebangsaan dan Inklusif

Notification

×

Iklan

Iklan

Growth Mindset! Muhammadiyah Lahirkan Individu Beriman, Berwawasan Kebangsaan dan Inklusif

Kamis, 18 Mei 2023 | 08:10 WIB Last Updated 2023-05-18T01:10:53Z


JAKARTA
– Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan non-Formal (PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhardi menyampaikan bahwa tujuan pendidikan Muhammadiyah adalah membentuk individu yang beriman, berakhlak, mulia, cerdas, mandiri, berwawasan kebangsaan dan sikap inklusif.


Dari semua itu, hadirnya lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan melahirkan individu yang siap memberikan kontribusi positif bagi perkembangan umat, bangsa dan kemanusiaan universal. Demikian disampaikan Didik pada, Sabtu (15/5/2023) di acara Webinar Growth Mindset yang diselenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah (FGM) secara daring.


Dalam menciptakan individu yang siap berkontribusi, Muhammadiyah menyelenggarakan model pendidikan yang holistic – integrative. Model ini merupakan suatu pendekatan pendidikan yang dikembangkan oleh Muhammadiyah, dengan tujuan untuk mengintegrasikan pendidikan agama Islam dengan ilmu umum.


“Pendekatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan ajaran agama Islam dengan pendidikan umum serta aspek-aspek lain yang relevan dalam kehidupan siswa.” Ungkapnya.

 

“Dalam proses pembelajaran, nilai-nilai Islam dan ajaran agama diterapkan dalam setiap aspek pendidikan, baik di dalam maupun di luar kelas. Selain itu, pendidikan karakter juga ditekankan dalam pendekatan ini, dengan tujuan membentuk siswa yang memiliki moralitas yang baik, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.” Imbuh Didik.


Menjelaskan tentang Growth Mindset, Dewan Pakar Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Prof. Suyanto mengatakan bahwa growth mindset adalah cara berpikir berkembang terhadap diri sendiri sehingga dapat mempengaruhi perasaan untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki.


Di hadapan guru-guru Muhammadiyah secara daring, Prof. Suyanto mengatakan hal itu bisa menghasilkan sesuatu yang positif karena percaya kecerdasan dan bakat yang dipunya bisa berkembang seiring berjalannya waktu lewat dedikasi dan kerja keras dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah.


Sementara itu, Sutomo selaku Ketua FGM Pusat menjelaskan, bahwa forum ini merupakan wadah bagi guru Muhammadiyah yang memiliki struktur dari pusat sampai dengan daerah. Diharapkan melalui wadah ini, dapat mengoptimalisasi peran guru Muhammadiyah melalui terobosan program jangka pendek, menengah dan panjang.


“Muhammadiyah dalam mengawal generasi unggul dan berkemajuan. Guru Muhammadiyah harus siap menghadapi dan  solusi terhadap  transformasi pendidikan yang demikian cepat.” Katanya.


Menurutnya, pada era digital guru Muhammadiyah harus adaptif, kreatif dan inovatif untuk terus eksis belajar membekali  skill dan karakter. Oleh karena itu FGM berkomitmen untuk mengawal Guru. Sekolah Muhammadiyah yang berkarakter maju, diharapkan akan melahirkan murid yang unggul dan berkarakter maju.***